Duuh! Harga Elpiji 3 Kg Meroket, Disperindagkop Sarolangun Tak Berdaya

Duuh! Harga Elpiji 3 Kg Meroket, Disperindagkop Sarolangun Tak Berdaya

BRITO.ID, BEROTA SAROLANGUN -Kepala Dinas Disperindagkop Kabupaten Sarolangun, Kholidi mengatakan bahwa gas elpiji 3kg melambung tinggi mencapai Rp30 ribu/tabung. Sementara pihak Disperindagkop tidak mampu mengatasi harga elpiji itu.

 

"Kalau harga Gas Melon 3kg di Kabupaten Sarolangun mencapai Rp30 ribu pertabung," ungkap Kholidi, (15/05/2019).

 

"Sebenarnya tidaklah sebesar hingga Rp30 ribu pertabung, kalau warga membelinya di pangkalan. Sementara yang terjadi saat ini pembeli gas di pangkalan merupakan pengecer yang membeli dengan jumlah melebihi 10 tabung saja," lanjutnya.

 

Namun demikian, Kholidi mengaku tidak mampu untuk menindak pangkalan yang menjual gas dengan pengecer dengan jumlah banyak. Sehingga pada saat ini masyarakat ekonomi kebawah tidak bisa mendapatkan gas di pangkalan. Untuk itu masyarakat terpaksa membeli warung eceran dengan harga yang cukup tinggi.

 

"Untuk itu kita akan berkomunikasi dengan Pertamina untuk menindak pangkalan yang nakal," katanya

 

Kedepan bersama Pertamina akan menindak pangkalan yang nakal dengan mengutamakan menjual ke pengecer daripada ke warga.” Ini kita lakukan agar harga tidak lagi melambung tinggi," ungkapnya

 

Dikonfirmasi salah seorang warga, Khodijah warga Pasar Sarolangun oleh BRITO.ID mengatakan penyebabnya warung-warung menimpan gas elpiji 3 kg dalam jumlah banyak, untuk dijadikan stok.

 

"Sehingga masyarakat ekonomi kebawah sangat sulit mendapatkannya," pungkasnya. (red)

 

Reporter : Arfandi S