IBU BUPATI, Petani Kedotan dan Pudak Keluhkan Serangan Hama Tikus

IBU BUPATI, Petani Kedotan dan Pudak Keluhkan Serangan Hama Tikus

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Para petani padi dengan sistem sawah tadah hujan di Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi mengeluhkan serangan hama tikus. Akibatnya, tanaman padi mereka tahun ini terancam gagal panen.

 

"Iyo bang banyak nian tikusnyo di umo (sawah) kami. Mudah-mudahan be panennyo besok berhasil," kata Aman seorang warga Kedotan Sabtu (15/6/19).

 

Keluhan ini langsung disampaikan kepada Bupati Muarojambi Masnah Busyro saat halal bihalal dan peresmian Masjid di desa mereka kemarin. Bupati berjanji akan mencarikan solusi agar serangan hama tikus ini tidak mengakibatkan warga gagal panen.

 

"Tadi ada masyarakat mengeluh dan menyampaikan kepada saya bahwa padi mereka terserang hama tikus. Tentu selaku pemerintah kita akan mencari solusi setiap persoalan yang dialami warga kita," kata Masnah.

 

Terkait hama tikus, Masnah mengaku akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan ini teratasi. Diakui memang di Muarojambi, para petani padi dengan sistim sawah tadah hujan kerap mengali serangan hama. Pemerintah pun akan cepat tanggap terhadap keluhan masyarakat karena disitulah fungsinya pemerintah.

 

"Saya akan segera panggil Kadis Pertanian selaku instansi tekhnis untuk mengatasi hal ini. Bisa jadi memang di sini banyak sarang tikusnya.Kita berharap serangan hama tikus ini tidak membuat warga gagal panen. Kan kasihan," pungkasnya.

 

Tak hanya di Kedotan, keluhan hama tikus juga dirasakan petani di Desa Pudak. Buang salah seorang petani di sana juga mengeluhkan hal ini. "Tikus ni kan makanin batang dan kadang juga buahnya. Walaupun di tempat kami tidak banyak tikus tapi kuatir jugo bang  kalo dibiarin bakal mengakibatkan berkurang hasil panen kami," cetus Buang singkat. (RED)

 

Kontributor : Romi R