IBU BUPATI!! Simbolis 8 Bulan Silam, Hingga Kini Da'i SAD Tak Terima Bantuan Sepeda Motor

IBU BUPATI!! Simbolis 8 Bulan Silam, Hingga Kini Da'i SAD Tak Terima Bantuan Sepeda Motor

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Bupati Muarojambi sudah menyerahkan secara simbolis bantuan dua unit sepeda untuk Da'i sejak Oktober 2018 lalu. Namun hingga kini, kendaraan yang akan digunakan sebagai sarana penunjang memberikan pemahaman agama ke Suku Anak Dalam (SAD) tak kunjung diterima.

 

"Simboliknya sudah sekitar delapan bulan yang lalu tapi sampai kini  kami belum terima motornya," Ustad Hatta salah seorang Da'i yang menerima bantuan Kamis (13/6/19).

 

Berdasarkan informasi yang dia peroleh, bantuan dua kendaraan untuk Da'i SAD ini senilai Rp34 yang dananya berasal bantuan CSR Bank Pembangunan Daerah.

 

"Katanya dari Bank 9Jambi melalui bagian Kesra Pemkab Muarojambi," ucapnya.

 

Terpisah, Happy Mawardi, Kepala Unit Bank 9 Jambi Cabang Sengeti ketika dikonfirmasi membenarkan bila bantuan dua unit sepeda motor untuk dua orang Da'i SDA tersebut hingga saat ini belum terealisasi. Dia bilang terkendala dengan harga yang diajukan oleh bagian Kesra Pemkab Muarojambi yang tidak mencukupi untuk membeli jenis kendaraan yang sesuai untuk digunakan masuk ke dalam SAD.

 

"Kendalanya, karena harga motor yang sesuai dengan peruntukan untuk fasilitator SAD itu mahal, karena harus motor trail. Sedangkan dana yang dijukan oleh bagian Kesra untuk dua unit motor itu hanya Rp34 juta tentunya tidak cukup," ujarnya.

 

Pihaknya mengaku akan kembali berkoordinasi dengan bagian Kesra Pemkab Muarojambi mengenai jenis sepeda motor apa yang sesui dengan harga, dan sesuai dengan kebutuhan Da'i.

 

"Pihak Kesra maunya sepeda motor jenis honda. Dengan uang Rp 34 juta dibagi dua, bisa dapat sepeda motor biasa sejenis Astrea. Tapi kan, jenis kendaraan seperti ini tidak bisa masuk-masuk ke pelosok SAD. Jadi, akan kita cari solusinya dan dapat dipastikan akan terealisasi dalam bulan ini," janjinya.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Pemkab Muarojambi, Hasbullah mengaku sudah mengkonfirmasikan persoalan ini kepada para Da'i.

 

"Mereka sudah datang ke kantor saya, saya jelaskan Orang diler itu juga minta proses, kita tidak ada kewenangan mengeluarkan dana CSR di Bank 9 itu. Bukan seperti bantuan-bantuan biasa, kalau informasi dari diler mereka minta pakai pengumuman lah, pesanan lah, biasa lah kontrak kan. Jadi Intinya tinggal tunggu proses saja," cetusnya.

 

Ketika ditanya kapan target bantuan tersebut bisa terealisasi, Hasbullah belum bisa memastikan.

 

"Kalau administrasinya sudah siap, barulah kita proses," terangnya.

 

Saat disinggung berapa jumlah biaya pengajuan Kesra ke Bank9 Jambi untuk bantuan dua unit sepeda motor itu. Hasbullah malah tidak menyebutkan besaran angkanya.

 

"Nilainya tergantung harga dua unit motor itu, dan juga diukur dengan  kemampuan keunganlah,” ungkap Hasbullah. (red)

 

Kontributor : Romi R