Kartu Kendali Gas Melon Bakal Diluncurkan Pemkab Muarojambi, Begini Kata Kabag

Pemerintah Kabupaten Muarojambi segera meluncurkan kartu kendali gas bersubsidi 3kg. Rencana kehadiran kartu kendali ini mulai digembar-gembor sejak awal tahun 2021 melalui bagian perekonomian Setda Muarojambi. Saat ini, kesiapan peluncuran kartu kendali tengah berproses.

Kartu Kendali Gas Melon Bakal Diluncurkan Pemkab Muarojambi, Begini Kata Kabag
Ilustrasi. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pemerintah Kabupaten Muarojambi segera meluncurkan kartu kendali gas bersubsidi 3kg. Rencana kehadiran kartu kendali ini mulai digembar-gembor sejak awal tahun 2021 melalui bagian perekonomian Setda Muarojambi. Saat ini, kesiapan peluncuran kartu kendali tengah berproses.

Nantinya, kartu kendali gas elpiji jenis melon tersebut akan dibagikan kepada masyarakat miskin, bukan untuk golongan ASN.

Kepala Bagian perekonomian Setda Muarojambi Aditya Warman dikonfirmasi menyampaikan bahwa saat ini masih dalam tahap evaluasi pendataan.

"Belum, dievaluasi lagi. Rencana mau diserahkan ke dinas teknis langsung dalam hal ini Koperindag Kabupaten Muarojambi," kata Aditya Warman Selasa (27/7/21).

Untuk diketahui, pada tanggal 11 Juni lalu mereka juga masih melakukan evaluasi penginputan data jumlah penerima manfaat yang telah mendaftar. 

Adapun penerima manfaat kartu kendali ini, diperuntukkan bagu masyarakat yang tersebar di 11 Kecamatan di Kabupaten Muarojambi.

"Saat ini kita masih dalam evaluasi penginputan data penerima manfaat, jumlah yang telah mendaftar penerima pemanfaatan juga belum bisa dipastikan, dan belum direkap," tuturnya.

Dengan bergulirnya kartu kendali ini, mereka berharap bisa memberikan solusi dalam mengatasi kelangkaan serta memberi kepastian pendistribusian gas elpiji 3 kilogram yang tepat sasaran dan tepat harga yang diberikan untuk warganya.

"Kita berharap kartu kendali ini, harus betul betul tepat sasaran kepada masyarakat kurang mampu. Dengan hadirnya kartu kendali ini, ke depan kita tidak ada lagi mendapat kabar kelangkaan yang sering terjadi di tengah masyarakat Muarojambi," tutupnya.

Penulis: Romi R
Editor: Ari