Napi Teroris Asal Jambi Ini Bebas, Tapi Belum Bisa Terima Pancasila

Napi Teroris Asal Jambi Ini Bebas, Tapi Belum Bisa Terima Pancasila

BRITO.ID, BERITA JAMBI – Walaupun telah habis masa hukuman yang di jalani Ruswan Alias Abu Fahkri Alias Ruslan Alias Pisang Ijo Bin Turman (34) yang merupakan Warga Jalan Pattimura Blok FF Nomor 06 RT 013, RW 056 Kelurahan  Kenali Besar, Kecamatan Kota Baru, Pprovinsi Jambi tetapi masih memiliki catatan khusus.

 

Kendati Ruswan mendapatkan binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIA Ambarawa selama dua tahun delapan bulan, tetapi dirinya masih belum bisa menerima merah putih dan Pancasila sebagai ideologi Negara Indonesia.

 

Bebasnya Napi teroris ini dibenarkan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jambi Farid Junaidi, Rabu (19/6/2019). Ia mengatakan jika napi yang bebas murni itu merupakan warga Jambi yang terlibat Kasus terorisme sesuai pasal pasal 15 UU No 15 Tahun 2003.

 

“Dia memang sudah bebas, tapi terkait pemulangan dan pembebasan tidak ada kordinasi sama sekali kerena di luar kewenangan saja. Tapi saya sudah diberitahu jika ada napi teroris asal Jambi yang akan Bebas,” katanya.

 

Menurut informasi, pemulangan Ruswan ke tanah kelahiranya yakni Jambi mengunakan dua rute perjalanan yakni dari Lapas Klas IIA ambarwa Ruswan digiring mengunakan Mobil  Avanza dengan nomor polisi H 8806 VC menuju Kota Semarang. Kemudian melanjutkan perjalana menuju Kota Jambi dengan mengunakan pesawat Garuda.

 

Sebelumnya Eks Napi teroris ditangkap anggota Kepolisian di Cikarang pada tahun 2017 lalu kerena diduga terlibat dengan jaringan ISIS, dia sendiri terkangkap saat hendak berangkat meninggalkan Indonsia menuju ke Suriah

 

Ruswan telah divonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada  14 Juni 2017. Putusan PN Jakarta Timur  nomer 224/Pidsus/2017/PN.JKT.TIM. sebelumnya dia tidak langsung di tahan di lapas Klas IIA ambarawa, tetapi lebih dahulu di Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta. (RED)

 

Reporter : Deni S