Pasca Dicoret dari DCT, 7 Caleg Petahana Sarolangun Gugat ke PTUN

Pasca Dicoret dari DCT, 7 Caleg Petahana Sarolangun Gugat ke PTUN

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Tujuh calon legislatif (Caleg) petahana kabupaten Sarolangun yang dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT) mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Tujuh Calon DPRD Kabupaten Sarolangun itu yakni M Syaihu, Cik Marleni, Aang Purnama, Jainatul Firdaus, Hapis, Azakil Azmi dan Mulyadi.

Tujuh caleg itu dicoret dari DCT karena dinilai masih aktif menjadi anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, sementara masing-masing mereka sudah berpindah partai dan kembali mencalonkan diri. Dan tidak dapat menunjukkan SK pemberhentian sebagai anggota DPRD.

Kuasa Hukum salah salah seorang Caleg, Fauzan mengakatan, upaya hukum ini dilakukan menindak lanjuti atas pernyataan Ketua KPU Sarolangun yang mempersilakan ketujuh Caleg melakukan upaya hukum, jika tidak terima dengan keputusan tersebut berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017.

"Untuk agenda sidang hari ini mendengarkan keterangan saksi," kata Fauzan usai menjalani persidangan Kamis (11/4/2019).

Kata dia pada waktu sebelum DCS memang ketujuh Caleg ini tidak dapat menunjukkan SK pemberhentian sebagai anggota dewan. Namun disaat DCT, telah melampirkan berkas surat pernyataan bahwasannya SK tersebut masih dalam proses.

"Kalau masalah waktu, lama atau sebentar SK itu dikeluarkan tentunya di luar batas kemampuan caleg," ujarnya.

Dalam agenda sidang dengan nomor gugatan 5/g/SPPU/2019/PTUN.JBI yang menjadi majelis hakim Edi Firmansyah, Ade Mirza Kurniawan dan A Taufiq Kurniawan.

Untuk saksi yang dihadirkan dalam persidangan diantaranya Operator Silon KPU Sarolangun dan anggota KPU Sarolangun. Setelah mendengarkan keterangan kedua saksi, majelis hakim menunda sidang pada Jumat 12 April 2019 pukul 14.00 WIB dengan agenda pembacaan putusan. (red)

Reporter: Deni S