Ringkus Jaringan Narkoba Lapas Sabak, Polisi Temukan Senpi Rakitan

Ringkus Jaringan Narkoba Lapas Sabak, Polisi Temukan Senpi Rakitan
Pelaku yang diamankan polisi Jambi (Deni/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Juli Permadi (26) Warga Bukit Peranginan, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun merupakan jaringan Napi Narkoba lapas klas II B Sabak tak berkutik saat diamankan petugas. Pasalnya, petugas mendapati senjata api rakitan beserta satu amunisi.

Berdasarkan informasi, berawal pada Sabtu, (13/7) pukul 15.00 WIB, tim opsnal Subdit I Ditresnarkoba mendapat informasi dari masyarakat. Diketahui bahwa di daerah RT 04, Desa Bukit Peranginan, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun kerap dijadikan tempat transaksi sabu.

Berbekal informasi pada Selasa, (16/7) pukul 11.00 WIB tim opsnal melakukan penangkapan terhadap Juli beserta tiga rekannya Ami Andito (19), Yuda Kurnia (25), David (18) warga Kampung Baru, Kecamatan Tembesi Kabupaten Batanghari.

Kemudian, tim opsnal melakukan penggeledahan dan ditemukan senjata rakitan yang simpan oleh tersangka di atas lemari. 

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di base camp tersangka dan menemukan 2 butir pil ekstasi merek minion beserta timbangan digital dan 2 buah alat hisap sabu.

Dari hasil introgasi petugas Juli mengaku sudah 4 bulan berjualan sabu di rumahnya. Dia mendapatkan barang haram itu didapat dari RA yang merupakan Narapidana di LP Sabak.

"Setiap transaksi membeli dari RA sebanyak 10 gram. Kemudian menyuruh Ami untuk menjual narkotika jenis sabu tersebut di rumah miliknya," ujarnya.

Selain itu, dia juga mendapatkan narkotika jenis ekstasi itu dari SUN yang berada Desa Rengkiling, Kecamatan Mandiangin.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta, Kamis (18/7/2019) mengatakan, bahwa tersangka memiliki senjata api rakitan itu dalam kurun waktu satu bulan.

"Tersangka mendapatkannya dari Manton yang tinggal di Mandiangin," katanya.

Akibat perbutannya tersangka beserta barang bukti digelandang ke Mapolda Jambi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Untuk tersangka selain dijerat Pasal 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang tindak pidana penyalahgunaan narkotika juga akan dijerat Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951.

"Untuk kepemilikan senjata api rakitannya nanti kita akan koordinasikan dengan Direktorat Kriminal Umum untuk tindak lanjutnya," tandasnya. (RED)

Reporter : Deni