Rugi Hingga Rp11 Miliar, Per 1 Mei PDAM Jambi Berlakukan Tarif Baru

Rugi Hingga Rp11 Miliar, Per 1 Mei PDAM Jambi Berlakukan Tarif Baru

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Pemkot Jambi akhirnya resmi mengubah besaran kenaikan tarif dasar air minum yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Mayang (PDAM TM) Kota Jambi. Dalam perubahan ini, ada penurunan meskipun jika dilihat dari angka awal, besaran kenaikan masih cukup tinggi.

 

Penyesuaian tarif baru itu baru akan mulai diberlakukan per tanggal 1 Mei 2019. Hal Ini disampaikan langsung olehWalikota Jambi Syarif Fasha Kamis (4/4/2019).

 

Walikota menjelaskan beberapa tarif yang mengalami penurunan antara lain untuk golongan sosial dimana tarif sebelumnya untuk pemakaian sebesar 1 sampai 10 kubik dikenakan tarif Rp 3.600, namun berdasarkan tarif baru nantinya hanya Rp 3.000.

 

"Untuk golongan sosial ini tarifnya flat, mau 10 kubik, 20 kubik, flat," kata Fasha.

 

Sementara itu untuk golongan rumah tangga (R1) untuk pemakaian 1 sampai 10 kubik tarifnya tetap sama dengan angka yang telah dinaikan 100 persen yakni sebesarRp 4.000. Dimana sebelum kenaikan tarif ini hanya Rp 2.100. Namun, penyesuaian dilakukan pada tarif 11-20 kubik sebesar Rp 4.500, dimana tarif sebelumnya Rp 5.000.

 

Untuk pemakaian di atas 20 kubik yang awalnya dikenakan tarif sebesar Rp 6.300 diturunkan jadi Rp 5.000. Begitu pula untuk golongan rumah tangga (R2), untuk pemakaian 1 sampai 10 kubiktarif juga diturunkan sedikit yakni setelah kenaikan 100 persen, yakni Rp 4.000, dimana tarif sebelumnya dikenakan sebesar Rp 4.200.

 

Sementara untuk pemakaian 11-20 kubik sebesar Rp5.500, dimana tarif sebelumnya Rp 6.300. Sementara untuk pemakaian di atas 20 kubik yang awalnya dikenakan tarif sebesar Rp 8.900 turun menjadi Rp 6.500.

 

Lalu untuk golongan Niaga 1 (N1) untuk pemakaian 1 sampai 10 kubik dikenakan tarif Rp 6.000, dimana tarif sebelumnya dikenakan sebesar Rp 8.000. Pemakaian 11-20 kubik sebesar Rp 7.500, dimana tarif sebelumnya Rp 12.000.

 

Sementara untuk pemakaian di atas 20 kubik yang awalnya dikenakan tarif sebesar Rp 18.000 sekarang diturunkan menjadi Rp 10.000.

 

Untuk golongan Niaga 2 (N2) untuk pemakaian 1 sampai 10 kubik dikenakan tarif Rp 7.500, dimana tarif sebelumnya dikenakan sebesar Rp 10.000. Pemakaian 11-20 kubik sebesar Rp 10.000, dimana tarif sebelumnya Rp 10.000. Sementara untuk pemakaian di atas 20 kubik yang awalnya dikenakan tarif sebesar Rp 22.500 sekarang Rp 15.000.

 

Untuk golongan Niaga 3 (N3) untuk pemakaian 1 sampai 10 kubik dikenakan tarif Rp 8.000, dimana tarif sebelumnya dikenakan sebesar Rp 12.500.

 

Pemakaian 11-20 kubik sebesar Rp 15.000, dimana tarif sebelumnya Rp 15.800. Sementara untuk pemakaian di atas 20 kubik yang awalnya dikenakan tarif sebesar Rp 28.200 turun menjadi Rp 20.000.

 

Kenaikan tarif PDAM ini, dijelaskan Fasha memang harus dilakukan.  Permintaan maaf Walikota Jambi kepada masayarat, karena banyaknya faktor yang memang PDAM harus mendapatkan asupan dana.  Salah satunya kerugian dari tahun 2015 sampai dengan 2018 mencapai 11 Milyar Rupiah,  tutup Walikota Jambi.  (red)

 

Reporter : Dewi Yana Safitri