Selain Corona, Kadinkes Muarojambi Sebut Penyakit Ini Juga Rentan Serang Warga

Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyakit yang kerap timbul pascalebaran Idul Fitri ini.

Selain Corona, Kadinkes Muarojambi Sebut Penyakit Ini Juga Rentan Serang Warga
Plt Kadinkes Muarojambi Yes Isman (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyakit yang kerap timbul pascalebaran Idul Fitri ini.

Pasalnya, pasca lebaran, beberapa penyakit kerap menghampiri masyarakat, terutama penyakit saluran pencernaan lantaran konsumsi makanan berlebih di saat lebaran.

"Beberapa penyakit pencernaan seperti diare kerap terjadi karena konsumsi makanan yang berlebih di saat lebaran. Ini lumrah terjadi," kata Plt Kadis Kesehatan Muarojambi Yes Isman Rabu (27/5/20).

Dijelaskan Yes, mengkonsumsi minuman bersoda dan beberapa makanan bersantan yang sering tersaji saat lebaran menjadi salah satu pemicu penyakit pencernaan ini. 

"Minuman kaleng yang banyak didapati saat lebaran dan juga makanan bersantan, bila dikonsumsi berlebih bisa menimbulkan diare. Kontrol makanan seperti itu agar tidak terkena diare ataupun penyakit pencernaan lainnya," kata dia.

Selain penyakit pada saluran pencernaan, memasuki musim hujan ini, warga juga dipinta waspada terhadap penyakit kulit dan juga potensi penularan penyakit demam berdarah dengeu (DBD). Warga diharapkan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta selalu rajin mencuci tangan.

"Musim hujan ini berpotensi membuat penyakit DBD meningkat. Waspada dan selalu hidup bersih agar terhindar dari DBD," kata Yes.

Di samping itu semua, tentunya warga harus tetap mematuhi protokol kesehatan di masa Pandemi COVID-19 ini. Warga diimbau untuk tetap di rumah saja dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Bila terpaksa tetap patuhi protokol kesehatan selam Pandemi COVID-19 ini.

"Tetap di rumah saja. Silaturahmi boleh di masa lebaran ini bisa melalui vidcon untuk menekan penyebaran virus ini," pungkas Yes.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi