Warga Palembang Keluhkan Pengurusan Paspor Online, Biaya Calo Pun Semakin Mahal

Warga Palembang Keluhkan Pengurusan Paspor Online, Biaya Calo Pun Semakin Mahal

BRITO.ID, BERITA PALEMBANG - Warga Palembang, Sumatera Selatan mengeluhkan pelayanan pendaftaran permohonan pembuatan paspor sistem online di Kantor Imigrasi setempat. Sebab sulit masuk sistem tersebut dan jika bisa masuk daftar antreannya harus menunggu hingga satu bulan lebih.

"Pelayanan pendaftaran dengan sistem online yang ditetapkan Imigrasi sejak September tahun lalu kualitasnya semakin buruk. Dan tidak sesuai dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi itu, untuk memudahkan masyarakat yang akan mengurus dokumen keimigrasian," kata salah seorang warga Widya.

Widya mengeluhkan sejak Agustus 2018 tidak bisa masuk sistem online untuk mendaftar pengurusan paspor di Imigrasi Palembang.

Menurut dia, sangat sulit untuk mengajukan permohonan paspor pada kondisi penerapan sistem online sekarang ini. Sebelum penerapan sistem tersebut, cukup meluangkan waktu beberapa jam antrean di loket bisa mengurus permohonan baru atau perpanjangan masa berlaku paspor.

Dengan sistem online semakin sulit. Tidak bisa diprediksi waktunya. Ketika bisa masuk sistem pelayanannya tidak sesuai dengan waktu yang diinginkan. Sebab masa tunggu antre jadwal pelayanan. "Bisa mencapai satu minggu hingga satu bulan lebih," keluhnya.

Penerapan sistem pelayanan daring tersebut perlu dievaluasi. Sebab tidak berjalan sesuai dengan tujuan atau konsep dasar pembuatan sistem yang ditetapkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Sistem baru seharusnya lebih mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Namun faktanya lebih mempersulit dari sistem lama.

Selain sulit untuk masuk ke jaringan online sistem pendaftaran permohonan paspor Kantor Imigrasi Palembang, juga memperbesar peluang masyarakat mencari jalan pintas untuk mendapatkan paspor. Mereka memanfaatkan jasa petugas Imigrasi dan biro jasa pengurusan paspor yang mangkal setiap hari.

Dengan adanya sistem baru tersebut, juga membuat tarif pengurusan paspor melalui calo atau biro jasa semakin tinggi.

Sebelum ditetapkannya sistem online, memanfaatkan jasa orang dalam dan biro jasa untuk membuat paspor paling tinggi Rp600.000. Namun sekarang ini paling rendah Rp800.000. Alasannya banyak meja pelayanan yang harus diberi "plicin" untuk mengurus paspor yang tidak mendaftar secara online.

Kondisi ini sangat merugikan masyarakat yang tidak memiliki waktu menunggu momentum pendaftaran online bisa diakses dan terpaksa memanfaatkan jalan pintas.

Secara resmi biaya pembuatan paspor Rp355.000. Mengalami pembengkakan biaya hingga dua kali lipat jika melalui "jalur belakang" atau memanfaatkan kaki tangan orang dalam yang disebut biro jasa.

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palembang Budiono dan Kasi Lantaskim Firman ketika akan diminta konfirmasi terkait keluhan masyarakat mendaftar pengurusan paspor sistem daring tidak bisa ditemui.