Anies Jadi Pendonor Plasma Konvalesen: Menjadi Penyintas Covid-19 Sangat Bersyukur!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan donor plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta di Kramat Raya, Kamis (14/1). Anies menyebutkan menjadi penyintas COVID-19 sangat bersyukur,  karena sudah bisa berkumpul bersama keluarga dan telah sembuh. Donor plasma ini diharapkan menjadi berguna bagi kebutuhan pasien terpapar Covid-19.

Anies Jadi Pendonor Plasma Konvalesen: Menjadi Penyintas Covid-19 Sangat Bersyukur!
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi pendonor plasma konvalesen. (Istimewa/Anies Baswedan)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan donor plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta di Kramat Raya, Kamis (14/1). Anies menyebutkan menjadi penyintas COVID-19 sangat bersyukur,  karena sudah bisa berkumpul bersama keluarga dan telah sembuh. Donor plasma ini diharapkan menjadi berguna bagi kebutuhan pasien terpapar Covid-19.

"Tapi pada saat yang bersamaan masih ada saudara-saudara kita yang terpapar COVID-19 sedang dirawat di rumah sakit. Dengan donor plasma konvalesen kita bisa membantu agar mereka segera sembuh dan kembali berkumpul dengan keluarga," ungkap Anies.

Kata Anies, para pendonor di Ibu Kota akan difasilitasi dengan optimal, karena Unit Transfusi Darah (UTD) PMI DKI Jakarta telah menerima mandat sebagai penyedia plasma konvalesen bagi pasien COVID-19 sejak Juni 2020 lalu.

"Bagi teman-teman penyintas COVID-19, mari kita bantu saudara-saudara kita agar merasakan apa yang kita rasakan saat ini, bisa kembali bersama keluarganya. Hanya dengan setengah jam anda datang ke PMI, seumur hidup siapapun akan terselamatkan. Kami mengundang semuanya untuk menjadi donor plasma konvalesen," katanya.

Anies menyebutkan ada kriteria khusus yang perlu diperhatikan bagi pendonor konvalesen, diantaranya pernah terdiagnosis konfirmasi COVID-19. Hasil swab PCR dan atau swab antigen positif.

Kemudian telah bebas gejala COVID-19 demam, batuk, sesak, diare, sekurang-kurangnya 14 hari. Berusia 18-60 tahun, dan disarankan laki-laki, dan wanita yang belum pernah hamil.

Memiliki berat badan minimal 55 kilogram. Dan tidak memiliki penyakit yang berat seperti gagal ginjal, jantung, kanker, kencing manis, darah tinggi tidak terkontrol.

"Jika semua hal itu terpenuhi bisa langsung menjadi pendonor plasma konvalesen," katanya.

Bagi calon pendonor plasma konvalesen yang ingin berkontribusi di DKI Jakarta bisa menghubungi nomor PMI DKI Jakarta di 021 - 390 6666 serta email untuk layanan pelanggan di [email protected]. (Ari)