Kepala DPMD Muarojambi Sebut DD Bisa Dialihkan ke Penanganan Covid-19, Ini Penjelasannya

Di tengah wabah Corona Virus Disease atau Covid-19 yang saat ini tengah menjadi Pandemi global memberi efek ke semua lini. Mulai dari kesehatan hingga ke faktor ekonomi. Butuh penanganan serius untuk memutus mata rantai pencegahan Covid-19 ini mulai dari pusat hingga ke daerah. 

Kepala DPMD Muarojambi Sebut DD Bisa Dialihkan ke Penanganan Covid-19, Ini Penjelasannya
Kepala DPMD Muarojambi Raden Najmi (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Di tengah wabah Corona Virus Disease atau Covid-19 yang saat ini tengah menjadi Pandemi global memberi efek ke semua lini. Mulai dari kesehatan hingga ke faktor ekonomi. Butuh penanganan serius untuk memutus mata rantai pencegahan Covid-19 ini mulai dari pusat hingga ke daerah. 

Nah, kucuran Dana Desa (DD) yang diperuntukkan pemerintah pusat untuk membantu pembangunan baik infrastruktur maupun sumber daya manusia di desa di seluruh Indonesia pun turut dirasionalisasikan. DD yang seyogyanya telah dianggarkan desa untuk pembangunannya bisa dilakukan pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19. 

"Beberapa kegiatan dari DD boleh digeser penggunaannya untuk penanganan Covid-19," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Muarojambi Raden Najmi Selasa (7/4/2020).

Dijelaskan Najmi, tiap desa memang sudah memploting anggaran penanganan bencana. Anggaran tersebut biasanya telah dicantumkan dalam APBDes setiap desa terutama di desa-desa yang rawan bencana semisal bencana Karhutla. 

"Nah anggaran inilah yang digunakan untuk penanganan Covid-19 ini. Ini boleh ditambah lagi di APBDes Perubahan," kata Najmi.

Anggaran penanganan Covid-19 ini bisa dilaksanakan untuk beberapa kegiatan di antaranya pembentukan tim gugus dan operasionalnya, pengadaan dan penyemprotan disinfektan.

"Bisa juga untuk pemberian sembako kepada warga terdampak. Ini saat ini sedang didata oleh pihak desa," kata Najmi.

PMD juga sudah mengeluarkan edaran bagi pemerintah desa yang sudah mengalokasikan dana penanganan Covid-19 ini untuk segera melaksanakannya. PMD juga mengingatkan untuk tetap transparan dalam penggunaan dana tersebut.

"Untuk pengawasannya tetap seperti biasa dan juga tetap melalui aplikasi dan monitoring sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi