Ormas Gerakan Rakyat Resmi Bertransformasi Jadi Partai Politik, Iben Rifa Masuk Jajaran Pengurus
BRITO.ID, BERITA JAKARTA – Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Deklarasi tersebut dilakukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Pimpinan Sidang Rakernas Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan, mengatakan keputusan untuk bertransformasi menjadi partai politik merupakan hasil musyawarah mufakat seluruh peserta Rakernas yang mewakili Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari seluruh provinsi di Indonesia.
“Setelah bermusyawarah dan akhirnya mencapai kata mufakat dari seluruh peserta Rapat Kerja Nasional pertama Gerakan Rakyat pada sidang pleno pertama, maka diputuskan: Perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat,” ujar Ridwan dalam siaran langsung YouTube Gerakan Rakyat.
Serentak, seluruh peserta Rakernas menjawab “setuju”, menandai lahirnya Partai Gerakan Rakyat sebagai kekuatan politik baru di tingkat nasional.
Ridwan menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena seluruh jajaran Gerakan Rakyat meyakini bahwa perjuangan untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat membutuhkan langkah politik yang terorganisasi, sistematis, dan berkelanjutan.
“Gerakan ini tidak cukup hanya di ranah sosial. Dibutuhkan langkah politik yang terstruktur agar aspirasi rakyat dapat diperjuangkan secara konstitusional,” tegasnya.
Dalam Rakernas tersebut, Sahrin Hamid ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026–2031. Ia diberi mandat penuh untuk segera membentuk, melengkapi, dan menyempurnakan struktur organisasi partai di seluruh wilayah Indonesia.
“Mengamanatkan kepada Ketua Umum terpilih, Saudara Sahrin Hamid, untuk membentuk dan menyempurnakan struktur Partai Gerakan Rakyat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan visi, misi, prinsip, dan karakter Gerakan Rakyat,” ujar Ridwan.
Selain itu, Rakernas juga menetapkan sejumlah tokoh nasional untuk masuk dalam jajaran kepengurusan partai. Salah satu nama yang disebut adalah Anies Baswedan, yang dikenal luas sebagai figur nasional dengan basis relawan kuat di berbagai daerah.
Tak hanya itu, Iben Rifa, pengusaha nasional asal Kabupaten Bungo, Jambi, juga disebut masuk dalam struktur kepengurusan Partai Gerakan Rakyat. Kehadiran Iben Rifa dinilai sebagai representasi kalangan pengusaha daerah yang ingin terlibat langsung dalam perjuangan politik berbasis kerakyatan.
Masuknya tokoh-tokoh nasional dan daerah ini diyakini akan memperkuat daya jangkau Partai Gerakan Rakyat, baik dari sisi elektoral maupun konsolidasi akar rumput.
Ridwan menegaskan, seluruh keputusan Rakernas telah disahkan dan dituangkan dalam berita acara resmi.
“Dengan demikian, sah Bung Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Politik Gerakan Rakyat,” pungkasnya.
Deklarasi ini sekaligus menjawab spekulasi publik mengenai arah politik Gerakan Rakyat yang selama ini dikenal sebagai ormas berbasis relawan. Kini, dengan status sebagai partai politik, Gerakan Rakyat bersiap menghadapi kontestasi politik nasional secara lebih terstruktur.
(Ado)

Ari W