Perkuat Karakter Relawan, Ketua MDMC Bungo Kupas Tuntas Hadits Arbain ke-36 di Hadapan Kader IMM
BRITO.ID, BERITA BUNGO – Suasana khidmat menyelimuti Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Muhammadiyah Bungo pada Sabtu sore. Puluhan relawan yang tergabung dalam Merah Maron (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah/IMM) berkumpul untuk mengikuti sesi penguatan ideologi dan kemanusiaan yang disampaikan langsung oleh Dr. Ahmad Faishal Fahmi, Sp.An.
Diketahui Dr Faishal kini menjabat sebagai Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Bungo, hadir memberikan materi mendalam mengenai Hadits Arbain Nomor 36. Hadits ini dipilih karena dinilai sebagai "ruh" atau fondasi utama bagi setiap relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Dalam paparannya, Dr. Faishal menekankan bahwa menjadi relawan bukan sekadar kerja sosial, melainkan bentuk implementasi nyata dari iman. Beliau mengutip penggalan hadits yang menyatakan bahwa Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya.
"Sebagai relawan Merah Maron, kalian adalah garda terdepan saat masyarakat mengalami kesulitan. Ingatlah janji Rasulullah dalam Hadits ke-36 ini: siapa yang meringankan beban orang lain di dunia, Allah akan meringankan bebannya di hari kiamat," ujar Dr. Faishal di hadapan para kader IMM.

Tiga Pesan Utama untuk Relawan
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, Dr. Faishal merumuskan tiga poin penting bagi relawan Merah Maron:
* Solidaritas Tanpa Batas: Memudahkan urusan orang lain tanpa memandang latar belakang.
* Menjaga Marwah Sesama: Menutupi aib atau kekurangan orang yang dibantu sebagai bentuk pemuliaan manusia.
* Etos Menuntut Ilmu: Mengingatkan bahwa setiap langkah relawan dalam mempelajari ilmu kebencanaan juga merupakan jalan menuju surga.
Dr Faishal banyak menceritakan bagaimana semangat tolong menolong dengan mengharapkan Ridha Allah. Bahkan Faishal juga menceritakan kisah tiga pria tawasul dengan amal shalih ketika mereka terjebak dalam gua karena mulut gua tertutup batu besar.
Diriwayatkan oleh sahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma. Beliau mengkisahkan, “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
‘Ada tiga orang dari umat sebelum kalian bepergian dalam sebuah perjalanan. Di tengah perjalanan, mereka bermalam di sebuah gua. Mereka pun masuk ke dalam gua tersebut. Tiba-tiba batu besar jatuh dari gunung sampai menutupi mulut gua. Lalu mereka berkata, ‘Tidak ada yang dapat menyelamatkan kalian dari batu besar ini, kecuali berdoa kepada Allah dengan perantara amal-amal saleh kalian.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 2272 dan Muslim no. 2743)
Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang Maghrib ini diharapkan mampu menyuntikkan semangat baru bagi para relawan IMM dalam berkolaborasi dengan MDMC di lapangan.
"Materi ini sangat relevan. Kami diingatkan bahwa saat kita lelah di medan bencana, ada bantuan Allah yang turun karena kita sedang membantu saudara kita," ungkap salah satu peserta relawan Merah Maron.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama, menandai komitmen bersama antara MDMC dan IMM Bungo untuk terus bersinergi dalam agenda-agenda kemanusiaan ke depan. (Ado)

Ari W