Pasca Sidak, Pegawai Mess Sarolangun di Jambi Dievaluasi

Pasca Sidak, Pegawai Mess Sarolangun di Jambi Dievaluasi

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Pasca Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarolangun pada Minggu lalu ke Mess Sarolangun di Kota Jambi, Bagian Umum Setda Sarolangun langsung melakukan evaluasi para pegawai yang bertugas di mess itu.

 

Kabag Umum Tarmizi, mengatakan berdasarkan evaluasi ini memang diketahui pegawai yang bekerja di mess tersebut dibuat jadwal shift, pagi, siang dan malam. Namun, para pegawai tersebut tetap masuk bekerja setiap harinya.

 

"Sesuai evaluasi terhadap pegawai mess yang di Jambi itu ada shiftnya, setiap hari mereka masuk, kemudian sesuai kesepakatan yang diatur, absen tetap sistematis, sesuai dengan tupoksinya," ujarnya, Selasa, (18/06/2019).

 

DIa mengaku jika memang ada pegawai yang tidak disiplin, tentu tetap diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Bisa saja dikenakan sanksi berupa peringatan, hingga pemberhentian.

 

"Tapi kalau mereka melakukan itu setiap hari, dengan jumlah pegawai yang ada, otomatis kegiatan akan terbengkalai. Di Jambi itu, sesuai dengan kesepakatan mereka di buat shift, ada empat orang dan enam orang, tapi mereka tetap wajib masuk setiap hari," katanya.

 

Ditanya, soal Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelolaan Mess Sarolangun yang ada di Jambi, katanya, tahun 2018 lalu realisasi PAD nya melebihi target yang ditentukan sebesar Rp80 Juta.

 

"PAD memang sesuai target yang kemarin Rp80 juta, tapi tahun lalu itu melebihi target, tahun naik menjadi sekitar Rp90 jutaan," katanya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, BKPSDM Sarolangun saat sidak ke mess sarolangun mendata bahwa dari 19 orang pegawai dengan rincian PNS 6 orang dan honorer 13 orng.  PNS yang tidak masuk kantor sampai dengan pagi hari ada  6 orang dengan keterangan Alpa dan honorer yang hadir 4 orang yang saat itu sedang piket. (RED)

 

Reporter : Arfandi S