Asyik Tanpa Agunan, Dewan Ditawari Pinjaman Rp200 Juta oleh Bank Jambi

Asyik Tanpa Agunan, Dewan Ditawari Pinjaman Rp200 Juta oleh Bank Jambi
DPRD Muaro Jambi. (Rom/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Usai dilantik, para anggota DPRD Muarojambi langsung ditawari pinjaman oleh Bank 9 Jambi. 

Penawaran pinjaman ini bahkan sudah dilayangkan ke Sekretariat Dewan Muarojambi tak lama pasca dilantik.

"Kita sudah sampaikan 40 formulir pinjaman melalui Setwan," ungkap Rudi Bagian Kredit Bank 9 Jambi Cabang Sengeti, Kamis (12/9).

Dikatakan Rudi, pengajuan penawaran pinjaman ini adalah hal yang lumrah. Pihaknya biasa menawarkan ini lantaran PNS dan anggota dewan penerimaan gajinya melalui Bank 9 Jambi.

"Namun memang dari 40 formulir yang dilayangkan tersebut belum satupun yang dikembalikan. Mungkin masih dalam proses penyiapan berkas," cetusnya.

Rudi bilang, besaran pinjaman yang ditawarkan ke dewan beragam. Jika pinjaman dilakukan tanpa disertai agunan, batas maksimal pinjaman bisa mencapai Rp200 juta.

"Kalau disertai dengan agunan bisa lebih dari itu dan tentunya disesuaikam dengan besaran gaji yang diterima," pungkasnya.

Terpisah, anggota DPRD Muarojambi tiga periode H Junaidi menyebut setelah dilantik memang anggota DPRD selalu ditawari pinjaman dari Bank 9 Jambi.

"Sayo dengar lah ado empat orang yang nak minjam. Sayo jugo insya Allah nak minjam jugo. Nak bayar utang," cetusnya.

Dikatakannya Besaran gaji yang diterima Dewan Muarojambi saat ini berkisar Rp32 juta perbulan. Setelah dipotong pajak dan sumbangan partai, Dewan terima gaji berkisar Rp20-25 jutaan. 
 
"Bersih sekitar Rp20-25 jutaanlah. Kalau sayo kepengennyo minjam Rp500 juta. Pinjaman segitu kalau limit 4 tahun sebulannyo sekitar Rp13 jutaanlah. Masih adolah sisa gaji lagi," kata pria yang kerap disapa Datuk Jon ini sambil tersenyum. (RED)

Kontributor : Romi R