Isu Corona, Pedagang di Kota Jambi Mulai Rugi

Isu Corona, Pedagang di Kota Jambi Mulai Rugi
Aktivitas Para Pedagang di Kota Jambi (Dewi Anita/BRITO.ID)

BRITO.ID,BERITA JAMBI – Penyebaran virus corona di Jambi, selain berdampak kepada diliburkannya sekolah dan Universitas yang ada di Provinsi Jambi, ternyata berdampak kepada para pedagang yang ada di Kota Jambi.

Yen, salah satu pedagang di kawasan Telanaipura Kota Jambi mengeluhkan sepinya pembeli selama tiga hari terakhir.

“Sudah tiga hari ini, pembeli sepi, jadi untuk pengeluaran sehari-hari tidak cukup,” ungkap Yen.

Disebutkannya, biasanya Ia mendapatkan penghasilan Rp 500 ribu per hari, namun selama tiga hari ini, Rp 100 ribu pun sangat sulit Ia dapat.

"Biasa dapatlah lima ratus ribu sehari, udah dua hari ini dapat seratus ribu saja sulit karena orang pada sepi takut virus corona banyak yang dirumah," terangnya.

Hal senada disampaikan oleh Rini pedagang nasi yang mengeluhkan dagangannya tidak habis. Biasanya sarapan pagi tempatnya ramai dikerumuni orang kantoran di kawasan Telanai,namun sekarang satu piring makanan yang laku tetap disyukurinya.

"Mau nangis saya rasanya ,bagaimana bisa menutupi semua pengeluaran kalau seperti ini, sementara penghasilan murni kami hanya dari sini. Belum lagi rugi masakan yang tidak habis terjual,” terang Rini.

Tentunya keadaan seperti ini diharapkan masyarakat untuk segera berakhir,agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa dan pedagang juga bisa mendapatkan penghasilan yang layak seperti biasanya.

Penulis: Dewi Anita

Editor: Rhizki Okfiandi