Kabupaten Kerinci Tak Masuk dalam Usulan New Normal Pemerintah Pusat, Ini Penjelasan Pemprov

Kabupaten Kerinci sebelumnya ditetapkan sebagai pilot project percontohan Penerapan new normal di Provinsi Jambi. Belakangan, hal tersebut berubah. Tak ada nama Jambi maupun Kerinci dari BNPB.

Kabupaten Kerinci Tak Masuk dalam Usulan New Normal Pemerintah Pusat, Ini Penjelasan Pemprov
Ilustrasi

BRITO.ID, BERITA JAMBI  - Kabupaten Kerinci sebelumnya ditetapkan sebagai pilot project percontohan Penerapan new normal di Provinsi Jambi. Belakangan, hal tersebut berubah. Tak ada nama Jambi maupun Kerinci dari BNPB.

Pj.Sekda Provinsi Jambi, Sudirman menjelaskan, dari data yang didapat terakhir dari Kepala BNPB, ada 110 kabupaten/kota yang direkomendasikan sebagai daerah percobaan tatanan normal baru (new normal)di seluruh Indonesia.

Sudirman menjelaskan, rekomendasi sebagai daerah percontohan tatanan normal baru akan diberikan secara bertahap, tahap pertama ada 25 kabupaten/kota yang direkomendasikan di seluruh Indonesia, dan ada 4 provinsi sebagai percontohan new normal.

“Keempat provinsi yaitu Jawa Barat, Sumatera Barat, DKI Jakarta, dan Gorontalo. Selain itu, ada 25 kabupaten/kota di luar empat provinsi itu bakal menerapkan tatanan normal baru,” ujar Sudirman di Kantor BPBD Provinsi Jambi, Sabtu (30/05/2020) sore.

Dalam data tersebut memang belum terlihat nama Provinsi Jambi maupun Kerinci. Dikatakan Sudirman, kemungkinan di tahap kedua atau berikutnya.

“Kemungkinan kita pada tahap berikutnya, tahap 2 atau 3, yang telah direkomendasikan oleh Pemerintah Pusat. Yang jelas ada 110 daerah yang sudah direkomendasikan, selain itu, kita bisa mengusulkan bagi daerah yang sudah tidak ada lagi penambahan pasien Covid-19, bisa mengusulkan langsung ke Pemerintah pusat,” kata Sudirman.

Sudirman menyatakan, bagi Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang sudah tidak ada lagi penambahan pasien Covid-19, dapat mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar bisa melaksanakan new normal.

“Pemprov Jambi tengah melakukan sosialisasi sekaligus menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan agar tatanan baru tersebut dipatuhi masyarakat, termasuk pelibatan TNI-Polri," kata dia.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi