MPW Pemuda Pancasila: Pak Jokowi! Cabut Izin Perusahan yang Terlibat Karhutla di Jambi

MPW Pemuda Pancasila: Pak Jokowi! Cabut Izin Perusahan yang Terlibat Karhutla di Jambi
Sekretaris Wilayah (Sekwil) Pemuda Pancasila Jambi, Taufan Junaidi. (Deni/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus semakin meluas, bahkan telah merambah ke lahan konsesi. Menyikapi persoalan itu, Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila meminta pemerintah untuk segera mecabut izin konsesi perusahaan itu.

Sekretaris Wilayah (Sekwil) Pemuda Pancasila Jambi, Taufan Junaidi, Sabtu (21/9/2019) mengatakan, dari hasil investigasi tim ada beberapa perusahaan yang lahan kosesinya ikut terbakar yakni PT Pesona Belantara, PT Samhutani, PT Sinarmas Group.

Selain itu ada juga yang telah memasuki proses penyelidikan oleh aparat kepolisian yakni PT BEP dan PT SMP.

"Kami minta kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Lingkungan Hidup untuk mencabut izin usaha perusahaan yang terlibat atas terjadinya kebakaran hutan dan lahan di areal 
wilayah kerjanya," ujarnya.

Lanjutnya, tidak hanya kepada Presiden Republik Indonesia saja, tetapi kepada pemerintah khususnya kepada Gubernur Jambi H Fachrori Umar dan aparat penegak hukum agar dapat melakukan tindakan tegas kepada perusahaan ataupun masyarakat yang diduga segaja atau tidak sengaja melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

"Sesuai dengan UU No 41 Pasal 49 Tahun 1999 tentang kehutanan yang berbunyi pemegang hak atau I
izin bertanggung jawab atas terjadi nya kebakaran hutan di areal kerjanya. Perusahaan seharusnya bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di area konsesi hutan yang di miliki perusahaan dan pihak perusahaan menanggulangi kebakaran hutan di dalam areal operasional perusahaan," katanya.

Ditambahkannya, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada tim Karhutla Provinsi Jambi di bawah kendali Danrem 042/Gapu dan Kapolda Jambi berserta anggota serta para relawan yang telah berjibaku dalam memadamkan api yang terjadi di Provinsi Jambi. (RED)

Reporter : Deni S