Padamkan Api Karhutla, Anggota Regu Pemadam Perusahan Pasrah Kehilangan Jari Kelingking

Padamkan Api Karhutla, Anggota Regu Pemadam Perusahan Pasrah Kehilangan Jari Kelingking
Korban yang tengah dirawat di rumah sakit. (Deni/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Junaidi (53) warga Kota Kandis Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang merupakan pegawai kontrak PT Agro Tumbuh Gemilang (PT Atga) harus mengilkhlaskan kehilangan jari kelingkingnya.

Kejadian itu berawal saat dirinya tengah memadamkan api di lokasi Desa Teluk Dawan, Kabupaten Tanjungjabung Timur. 

Kala itu, kondisi api tengah membara, melihat api yang begitu besar sehingga regu pemadam dengan cepat berusaha memadamkan. 

Namun karena kondisi terburu-buru sehingga korban yang kurang sigap dengan situasi mengakibatkan jari kelingkingnya terlilit selang air pemadam

Estate Manager PT Atga Agro Tumbuh Gemiilang Abadi, Eko Pulungan, Sabtu (14/9/2019) mengatakan, korban saat itu tengah melalukan pemadaman api di kawasan luar konsesi perusahaan. Api saat itu masuk dalam kawasan restorasi gambut di mana banyak bibit tumbuhan. 

"Kita menyelamatkan bibit itu supaya tidak terbakar, tapi kita harus cepat tapi akhirnya petugas kita kena," katanya.

Kejadian itu terjadi kata dia, terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat tim akan melakukan pemadaman. "Api yang cepat mengharuskan kita melakukan dengan cepat juga," ungkapnya.

Kebakaran di kawasan lahan gambut terjadi sejak 18 Agustus 2019 lalu. Api yang terus meluas ke berbagai tempat termasuk kelahan warga dan sekitarnya. 

"Sulit untuk dipadamkan, tim ini merupakan tim pemukul kalau ga ada mereka ini sudah selesai itu lokasi," sebutnya.

Korban yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Nurdin Hamzah Sabak tersebut akhirnya harus di rujuk ke RS Raden Mattaher untuk di lakukan operasi amputasi jari. "Harus di amputasi makanya di bawa ke Jambi," tandasnya. (RED)

Reporter : Deni S