Pedagang Sate Gunakan Daging Babi Ini Ditetapkan Tersangka

Pedagang Sate Gunakan Daging Babi Ini Ditetapkan Tersangka

BRITO.ID, BERITA PARIAMAN - Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat menetapkan suami-istri B dan E yang diduga menjual sate menggunakan daging babi sebagai tersangka.

 

"Keduanya saat ini sudah ditetapkan tersangka, dikenakan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman tujuh tahun penjara," kata Kapolresta Padang Kombes Yulmar Try Himawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Edryan Wiguna, di Padang, Rabu (27/2).

 

Penetapan tersangka itu menyusul diterima hasil uji laboratorium terhadap 300 lebih tusuk sate.

 

Hasil uji laboraturium forensik tersebut, daging yang dijual pedagang sate itu dinyatakan positif mengandung daging babi.

 

Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian belum melakukan penahanan terhadap para tersangka. Polisi selanjutnya akan memeriksa tersangka dan mendalami kasus tersebut.

 

"Kami masih terus mendalami kasusnya, tidak tertutup kemungkinan ada penambahan tersangka," katanya lagi.

 

Dalam memproses kasus itu, polisi telah memintai keterangan dari belasan saksi, di antaranya adalah Dinas Perdagangan mengingat kasus itu berawal dari temuan instansi tersebut.

 

Kasus itu berawal ketika petugas gabungan dari Dinas Perdagangan Padang dan instansi terkait mengungkap penjualan sate Padang diduga dari daging babi di kawasan Simpang Haru, dengan merek usaha Sate KMSB, Selasa (29/1).

 

Penindakan lapangan itu berbekal uji sampel yang sudah diambil instansi terkait sebelumnya, karena mendapatkan laporan dari masyarakat.(red)