Terkait BRT Jambi, Dewan: Harus Dikaji Betul Masyarakat Butuh atau Tidak

Terkait BRT Jambi, Dewan: Harus Dikaji Betul Masyarakat Butuh atau Tidak

BRITO. ID, BERITA JAMBI - DPRD Kota Jambi meminta agar Dinas Perhubungan mempersiapkan dulu semua fasilitas penunjang program Bus Rappid Transportation (BRT). Pasalnya, pihaknya tak ingin program ini hanya sekedar sesaat, melainkan harus berkelanjutan.

 

“Harus dikaji betul, masyarakat kita sudah butuh atau belum, jangan sampai nanti justru tak ada peminatnya atau sepi,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun, Rabu (1/5).

 

Junedi mengatakan sebelum program itu dijalankan, maka fasilitas penunjang harus disiapkan terlebih dahulu. Seperti adanya halte yang memadai dan juga jalur atau trayek.

 

"Ini harus dikaji betul, titik halte harus disesuaikan dengan titik keramaian masyarakat, jangan sekedar taruh saja. Jalur juga harus dipikirkan dengan matang," jelasnya.

 

Menurut pandangannya, untuk jalur pendek seperti dalam kota, maka hal itu belum efektif. Mengingatkan banyak jalan di Kota Jambi yang sempit."Kalau jalur pendek kurang efektif. Misalnya Pasar-Thehok dan lainnya. Tapi kalau mengambil rute jalur lingkar mungkin bisa," tukas Junedi.

 

Junedi juga menambahkan sebelum ujicoba dilakukan, pihaknya meminta kepada perintah untuk mengkaji lebih dalam lagi terutama mengenai trayek."Kita tidak mau ini menjadi program gagal, tidak diminati masyarakat. Makanya kajiannya harus dalam," katanya.

 

Sementara Kadis Perhubungan Kota Jambi, Shaleh Ridho, mengatakan untuk koridor dalam kota akan menggunakan bus engkel dengan kapasitas 14 penumpang."Busnya murni dari swasta. Untuk jalur lingkar akan di isi bus yang lagi diajukan bantuan ke kementerian," tambahnya.

 

Shaleh Ridho juga menambahkan bahwa nantinya angkutan kota akan dijadikan sebagai umpan (feeder). “Angkutan kota akan menjemput warga di wilayah pemukiman, lalu setibanya di jalur protokol bisa langsung naik bus sarana angkutan umum,” jelasnya. (red)

 

Reporter : Dewi Anita