Diduga Melakukan Penipuan, Oknum Bhayangkari Merangin Diamankan

Diduga Melakukan Penipuan, Oknum Bhayangkari Merangin Diamankan

BRITO.ID, BERITA MERANGIN -Bukannya membantu tugas suami menjalankan tugas kemasyarakatan sebagai penegak hukum, malah sebaliknya. Seorang oknum ibu bayangkari berinisial EA dilaporkan korbannya dikarenakan diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang.

 

Pelaku dilaporkan korbannya pada September lalu,setelah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti, sehingga EA ditetapkan sebagai tersangka dan akhirnya ditahan oleh Sat Reskrim Polres Merangin.

 

Oknum Bhayangkari tersebut dilaporkan oleh HS karena telah mengambil uang milik HS dari dalam rekening dengan alasan untuk membeli dua unit mobil lelangan yang ada di tempat pelaku bekerja. Tak hanya menipu dengan cara membeli mobil, pelaku kembali menipu korbannya dengan cara meminjam uang untuk modal usaha, korban pun kembali percaya dan meminjamkannya.

 

Selanjutnya,pelaku kembali meminjam uang sebanyak Rp 120 juta dengan alasan untuk uang muka pengambilan rumah, dan korban pun kembali percaya karena korban dan pelaku masih ada hubungan pertemanan. Namun setelah sekian lama pelaku mengambil uang korban, mobil yang dijanjikan korban tak kunjung muncul.

 

Merasa telah tertipu, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin, dimana korban merasa dirugikan hingga Rp 381 juta lebih. Usai melapor dan di mintai keterangan, tiga bulan berjalan pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Polres Merangin.

 

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Khairunnas, membenarkan jika kasus penipuan dan penggelapan dengan terlapor EA terus berjalan, dan sudah menetapkan EA sebagai tersangka.

 

“Kita sudah tetapkan EA sebagai tersangka,dan kini proses hukumnya terus berjalan,bahkan EA sudah kita tahan di ruang tahanan Mapolres Merangin,”ucap Iptu Khairunnas, Rabu(28/11).

 

Dia juga menambahkan, untuk saat ini barang bukti yang diamankan masih berupa slip penarikan dari bank atas nama HS, dan keterangan saksi.

 

“Beberapa saksi juga sudah kita periksa, bahkan suami pelaku juga sudah kita periksa, kita lihat saja perkembangan kasusnya,secepatnya jika sudah lengkap akan kita limpahkan,” tutupnya. (red)

 

Kontributor : Rhizki Okfiandi