Hari Lahir Pancasila 2026, Kolonel Arief Widyanto Ajak Prajurit TNI Jadikan Nilai Pancasila Sebagai Pedoman Pengabdian
BRITO.ID, BERITA BANDUNG – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan, persatuan, dan semangat pengabdian kepada negara. Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", yang menegaskan peran Pancasila sebagai ideologi bangsa sekaligus nilai universal yang mampu menjadi landasan terciptanya perdamaian dan harmoni di tengah keberagaman.
Menyikapi momentum tersebut, Komandan Brigade Infanteri TP 34 Cakra Buana, Kolonel Inf. Arief Widyanto, S.E., M.Han, mengajak seluruh prajurit TNI dan masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan tugas negara maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman hidup bangsa Indonesia yang telah terbukti mampu menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa.
"Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini, saya mengajak seluruh prajurit TNI, khususnya keluarga besar Brigif TP 34 Cakra Buana, untuk terus menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas. Pancasila adalah pemersatu bangsa dan menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI," ujar Kolonel Arief Widyanto.
Ia menegaskan bahwa sebagai garda terdepan pertahanan negara, setiap prajurit TNI memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan bangsa, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kolonel Arief menilai tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana tantangan global, perkembangan teknologi informasi, serta berbagai dinamika sosial menuntut seluruh elemen bangsa untuk semakin memperkuat nilai toleransi, gotong royong, dan nasionalisme.
"Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan, menjaga persaudaraan, dan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Inilah yang harus terus dijaga oleh seluruh anak bangsa," katanya.
Lebih lanjut, Komandan Brigif TP 34 Cakra Buana berharap seluruh prajurit TNI dapat menjadi sosok yang profesional, disiplin, berintegritas, dan senantiasa hadir di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter prajurit yang berlandaskan semangat pengabdian, loyalitas kepada bangsa dan negara, serta kesetiaan terhadap ideologi Pancasila.
"Ke depan, saya berharap seluruh prajurit TNI terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kualitas diri, namun tetap menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman utama dalam setiap tindakan. Prajurit TNI harus menjadi pemersatu bangsa, menjaga kedamaian, serta selalu hadir bersama rakyat dalam berbagai situasi dan kondisi," tegasnya.

Menurut Kolonel Arief, keberhasilan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan tidak terlepas dari kuatnya persatuan nasional yang dibangun di atas fondasi Pancasila. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama menjaga dan merawat nilai luhur tersebut agar tetap menjadi kekuatan bangsa di masa depan.
Menutup pesannya, Kolonel Inf. Arief Widyanto mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum refleksi guna memperkuat semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan komitmen menjaga keutuhan NKRI.
"Marilah kita jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam membangun Indonesia yang maju, damai, adil, dan sejahtera. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia yang semakin kuat dan bermartabat di mata dunia," pungkasnya.
(Ari Widodo)

Ari W