Solusi Terkena Penyakit DM, Ini Kata Kadinkes Batanghari

Solusi Terkena Penyakit DM, Ini Kata Kadinkes Batanghari

BRITO.ID, BERITA  BATANGHARI - Diabetes merupakan salah satu program untuk SPMK (Standar Pelayanan Minimal Kesehatan). SPMK indikator keberhasilan kepala daerah. DM terbagi dua jenis, pertama DM tipe 1 dan kedua DM tipe 2.

 

"DM tipe 2 umumnya menyerang orang dewasa, sementara DM tipe 1 benar-benar keturunan dan biasanya mulai dari anak-anak sudah menyerang. Selain keturunan dipengaruhi pola makan dan pola hidup," terang Kepala Dinkes Kabupaten Batanghari dr. Hj. Elfie Yennie, MARS, Kamis (22/11).

 

Elfie mengatakan DM sebaiknya di deteksi segera dan wajib melakukan pemeriksaan kadar gula darah walaupun tidak ada keluhan. "Tetap periksa, enam bulan sekali cek saja, apalagi umur yang sudah diatas 40 wajib periksa," tegasnya. 

 

Tanda-tanda DM dapat diketahui berupa terjadi penurunan berat badan secara tiba-tiba, selalu merasa haus, selalu merasa lapar dan selalu ingin buang air kecil. "Apabila tiga gejala ini muncul, segera anjurkan cek gula darah. Cek gula darah cukup di ujung jari dan tidak mahal. Bila gula darah di atas 200 pasti diabetes. Gula darah normal dalam keadaan biasa 110-140," sebutnya. 

 

Seseorang yang telah terdiagnosis DM sebaiknya menjalani pengobatan sesuai standar. Yakni harus dengan dokter, mengikuti aturan pengobatan yang telah ditetapkan, mengatur makan dan meningkatkan olahraga. 

 

"Pantangan makan secara berlebihan juga tidak boleh. Sebab bisa memicu gula darah rendah hingga drop dan masuk ICU," jelasnya. 

 

"Orang diabetes yang penting itu mengatur supaya konsumsi karbohidrat tidak berlebihan, mengkonsumsi kalori rata-rata 1500-1700 kalori," tambahnya. 

 

Dia memaparkan ada bahayanya kalau terlalu rendah kadar gula darah. Jadi jangan berlebihan dalam soal pantangan makan. 

 

Dinkes Batanghari telah melakukan skrining untuk penderita DM. Misalnya sewaktu HKN (Hari Kesehatan Nasional) dan peringatan Germas. Dan ini selalu dilakukan cek kesehatan. 

 

Dinkes Batanghari juga memiliki Pos Bimdu PTM. Pos Bimdu PTM sudah ada semua di desa-desa. Pengecekan gula darah, kolesterol semuanya gratis. Hampir semua desa memiliki Pos Bimdu. 

 

"Itulah cara menemukan penderita diabetes sebanyak mungkin. Selanjutnya akan dilakukan penanganan dengan baik dan benar sesuai standar yang telah ditentukan. Bagi penderita kita berikan motivasi supaya mereka berobat secara teratur, sehingga penyembuhan bisa efektif," pesannya.(red)

Kontributor: Syahreddy