100 Lebih Warga Binaan Dipindahkan, Lapas Sarolangun Masih Over Kapasitas

100 Lebih Warga Binaan Dipindahkan, Lapas Sarolangun Masih Over Kapasitas

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN – Persoalan kelebihan kapasitas masih menjadi pekerjaan rumah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun. Sepanjang 2026, lebih dari 100 warga binaan telah dipindahkan ke sejumlah Lapas lain dengan alasan pembinaan maupun keamanan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, mengatakan pemindahan tersebut dilakukan sejak awal tahun dan telah melalui prosedur serta koordinasi dengan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi.

“Dari tahun 2026 itu sudah lebih dari seratus, alasannya pembinaan ataupun keamanan. Kalau di sini narkoba banyak, pidana umum ada juga, tapi 60 persen yang laki-laki itu narkoba,” kata Ibnu

Meski pemindahan terus dilakukan, jumlah penghuni Lapas Sarolangun masih jauh di atas kapasitas ideal. Lapas yang dirancang menampung sekitar 350 warga binaan tersebut kini dihuni sebanyak 607 orang.

Kondisi itu membuat Lapas Sarolangun mengalami kelebihan kapasitas sekitar 90 persen.

Untuk mengurangi kepadatan, pihak Lapas melakukan optimalisasi fasilitas yang tersedia. Dua lokasi yang sebelumnya digunakan sebagai tempat mandi umum kini direhabilitasi dan dialihfungsikan menjadi ruang hunian.

“Penambahan blok tidak ada, tapi kemarin ada dua tempat yang kita optimalkan sebagai blok hunian. Tempat mandi umum itu kita rehab dan tidak mengubah struktur bangunan pokok, tetapi kita tambah kegunaannya untuk mengurangi kepadatan,” jelasnya.

Menurut Ibnu, pengalihfungsian dua lokasi tersebut setidaknya dapat membantu mengurai kepadatan penghuni.

“Sudah dua tempat kamar mandi umum yang jadi tempat hunian. Minimal bisa terurai di situ,” tambahnya.

Sementara itu, warga binaan yang telah dipindahkan dari Lapas Sarolangun ditempatkan di sejumlah Lapas, dengan sebagian besar diarahkan ke Lapas Jambi. Bahkan, beberapa warga binaan juga telah dipindahkan hingga ke Lapas Nusa Kambangan.

Pemindahan lebih dari 100 warga binaan tersebut menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk mengurangi kepadatan. Namun, dengan jumlah penghuni yang masih mencapai 607 orang, persoalan over capacity Lapas Sarolangun hingga kini masih menjadi tantangan yang perlu ditangani. (Arfandi)