Baru Sempat Berdamai, Warga Bungo Malah Ditembak Senpi Rakitan! Terduga Pelaku Kabur

Baru Sempat Berdamai, Warga Bungo Malah Ditembak Senpi Rakitan! Terduga Pelaku Kabur
Korban penembakan.

BRITO.ID, BERITA BUNGO — Aksi penembakan menggunakan senjata api rakitan menggegerkan warga Dusun Baru, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, Jambi. Seorang warga berinisial YE (34), asal Desa Sekar Mengkuang, mengalami luka gores di bagian bawah perut akibat terkena serpihan peluru yang diduga ditembakkan oleh seorang pria berinisial Z, warga Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/11/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika YE pergi untuk meminta batu di wilayah Dusun Baru. Di lokasi tersebut, sempat terjadi cekcok antara YE dan E dengan Z. Namun, persoalan tersebut dikabarkan telah diselesaikan melalui perdamaian antara kedua belah pihak.

Namun, situasi kembali memanas. Tidak lama setelah perdamaian, Z diduga kembali mendatangi YE dan melakukan penyerangan dengan cara menodongkan senjata api rakitan ke arah korban dari jarak sekitar tiga meter.

Melihat kejadian tersebut, sejumlah warga setempat berusaha merebut senjata api yang dibawa Z. Akan tetapi, saat terjadi perebutan, senjata api tersebut tiba-tiba meledak.

Ledakan tersebut mengakibatkan serpihan peluru mengenai bagian bawah perut YE hingga mengalami luka gores. Saat kejadian, posisi korban disebut sedang berdiri menyamping.

Usai insiden tersebut, Z langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Plt. Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM, Kamis (5/11/2026), membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, jajaran Polsek Limbur Lubuk Mengkuang langsung melakukan pengecekan terhadap korban di Klinik Aybun sekitar pukul 16.20 WIB.

Selanjutnya, sekitar pukul 17.05 WIB, personel kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan informasi terkait insiden penembakan tersebut.

Tidak hanya itu, sekitar pukul 19.00 WIB, pihak Polsek Limbur Lubuk Mengkuang juga memfasilitasi mediasi terkait permasalahan antara Z dan YE bersama warga dari kedua belah pihak.

“Hasil keputusan dari mediasi tersebut, untuk mencegah terjadinya konflik karena kedua belah pihak, warga terduga pelaku dan korban, sepakat untuk melakukan perdamaian. Namun, untuk waktu duduk nenek mamak paling lambat akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 6 November 2026,” ungkap Iptu Bambang JM.

Meski telah dilakukan mediasi, pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan peristiwa tersebut masih terus berlanjut.

“Saat ini jajaran Polres Bungo sedang melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut serta melakukan pencarian terhadap terduga pelaku penembakan,” tegas Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat penggunaan senjata api rakitan di tengah masyarakat berpotensi mengancam keselamatan jiwa dan memicu konflik yang lebih luas.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan pendalaman dan pencarian terhadap Z yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

(\ado)