14 Tahun Tunggakan Pembayaran Kios Pasar Keramat Tinggi Batanghari Mencapai Miliaran

14 Tahun Tunggakan Pembayaran Kios Pasar Keramat Tinggi Batanghari Mencapai Miliaran

BRITO.ID, BERITA BATANGHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari belum maksimal dalam menangani sewa kios di pasar Keramat Tinggi Muara Bulian. Ini dilihat dari hasil tindaklanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2017 lalu. 

Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batanghari melakukan pendataan ulang terhadap ratusan penyewa kios maupun los yang berada di pasar Keramat Tinggi. Ditemukan pedagang yang menunggak mencapai Rp1,6 Miliar rupiah.

Sekitar 400 kios maupun 200 los yang disewa oleh para pedagang di pasar Keramat Tinggi Kabupaten Batanghari mengalami penunggakan pembayaran. "Ratusan kios maupun los terjadi tunggakan. Namun kita tetap berikan limit waktu yang telah disepakati," kata Kabid Perdagangan Disperindagkop Batanghari, Suparno.

Suparno mengatakan bahwa tunggakan yang mencapai miliaran rupiah tersebut rata-rata berasal dari pembayaran sewa. Periode waktu sejak 14 tahun lalu. Terhitung sejak tahun 2003 silam hingga akhir tahun 2017.

"Dari hasil pendataan tersebut, pedagang yang menunggak pembayaran sewa tercatat sebanyak Rp1,6 miliar miliar rupiah lebih. Tunggakan terhitung sejak 14 tahun silam," kata Suparno.

Sementara untuk tindakan selanjutnya, dinas terkait telah memberikan penegasan kepada setiap pedagang yang menunggak untuk menandatangani surat pernyataan pengakuan hutang. Dan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan tim terkait di lingkup Pemkab Batanghari guna melakukan penagihan atau mencari solusi terkait penyelesaian tunggakan tersebut. "Kita berikan waktu hingga akhir September," sebutnya. 

Kontributor: Syahreddy