Geram! Menambang Illegal di Sungai, Warga Merangin Bakar Eskavator

Geram! Menambang Illegal di Sungai, Warga Merangin Bakar Eskavator

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Maraknya aktifitas Penambangan emas tanpa izin (PETI) menggunakan alat berat eskavator di Sungai Landur dan Sungai Nuang membuat  warga Sungai Arai, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi geram. Warga membakar satu alat eskavator di pinggir kawasan hutan TNKS di aliran Sungai Arai.

 

Tindakan tegas warga Sungai Arai, merupakan puncak kemarahan terhadap beroperasinya alat berat milik UD, BH dan MS warga Dusun Baru Sungai Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung yang tak menggubris peringatan masyarakat  Sungai Arai.

 

"Kejadianya sekitar pukul 14.30 WIB kemarin warga melakukan pembakaran alat berat yang melakukan penambangan emas dengan menggunakan alat berat sementara lokasinya berada kawasan hutan TNKS dipinggiran sungai batang arai," kata Mamat (42) warga Sungai Arai.

 

Sebelumnya, masyarakat Desa Muara Siau, Desa Teluk Sikumbang dan masyarakat Desa Rantau Panjang, telah memperingatkan agar para pemilik alat berat tidak melakukan penambangan di Sungai Arai.

 

"Sudah kami peringatkan namun tidak di gubris, selama ini aktifitas di Sungai Landur dan Sungai Nuang sudah mirip tambang Freeport. Yang membuat kami marah, Sungai Arai itu jadi tumpuan warga untuk melakukan kegiatan mandi cuci kakus (MCK) kalau keruh seperti ini kami tidak bisa apa apa," ungkapnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Muara Siau IPTU Hitler Sinaga melalui sambungan via telephone selulernya membenarkan warga sungai arai telah membakar alat berat eskavator.  "Info yang saya terima memang ada pembakaran alat berat,sekarang masih kita tangani," Jelas kapolsek.

 

Sementara itu dari pantauan di Polres Merangin terlihat puluhan personil Sabhara Polres Merangin dikerahkan ke lokasi pembakaran alat berat untuk mengantisipasi warga anarkis. (red)

 

Kontributor : Rhizki Okfiandi