Ratusan Rumah di Dusun Bedaro Terendam Banjir, Air Capai Sepinggang Warga

Ratusan Rumah di Dusun Bedaro Terendam Banjir, Air Capai Sepinggang Warga
Camat Muko Muko Bathin VII Septian Arifin meninjau langsung dusun bedaro.

BRITO.ID, BERITA BUNGO — Banjir kembali melanda wilayah Dusun Bedaro, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, pada Selasa sore. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air meningkat dan merendam ratusan rumah warga.

Camat Muko Muko Bathin VII, Septian Arifin, M.Tr.P, mengatakan berdasarkan data sementara, jumlah rumah yang terdampak banjir diperkirakan mencapai sekitar 460 unit rumah, khususnya di wilayah Dusun Bedaro.

“Untuk sementara, rumah yang terendam diperkirakan sekitar 460-an rumah, khusus di Dusun Bedaro Kecamatan Muko Muko Bathin VII,” ujar Septian Arifin saat dikonfirmasi, Selasa (13/5)

Ia menjelaskan, hingga pukul 16.00 WIB ketinggian air di sejumlah titik sudah mencapai sepinggang orang dewasa. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu dan sebagian warga mulai mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Menurutnya, pemerintah kecamatan bersama aparat dusun dan pihak terkait saat ini terus melakukan pemantauan kondisi lapangan guna mengantisipasi kemungkinan debit air kembali meningkat.

“Air saat ini sudah sepinggang pada pukul 16.00 WIB. Kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan,” katanya.

Sejumlah warga terlihat mulai mengevakuasi kendaraan, peralatan rumah tangga, hingga kebutuhan pokok untuk menghindari kerusakan akibat banjir yang terus naik. Beberapa akses jalan lingkungan juga dilaporkan mulai sulit dilalui kendaraan roda dua.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun masyarakat diminta tetap waspada apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi pada malam hari.

Pemerintah kecamatan juga mengimbau warga, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rendah, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan segera mengungsi apabila debit air terus meningkat.

(Ari Widodo)