Curah Hujan Tinggi, Sungai Batang Bungo Meluap, 5 Rumah di Dusun Pekan Jumat Nyaris Terbawa Arus
BRITO.ID, BERITA BUNGO – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bungo sejak Selasa malam hingga Rabu siang menyebabkan debit air Sungai Batang Bungo meningkat drastis. Kondisi tersebut memicu banjir di sejumlah wilayah yang berada di bantaran sungai, termasuk di Dusun Pekan Jumat, Kecamatan Muko Muko Bathin VII.
Air yang terus meluap membuat permukiman warga mulai terendam. Bahkan, beberapa rumah dilaporkan berada dalam kondisi mengkhawatirkan akibat derasnya arus sungai yang terus meningkat.
Camat Muko Muko Bathin VII, Septian Arifin, mengatakan berdasarkan laporan terbaru pada Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 12.50 WIB, ketinggian air di Dusun Pekan Jumat telah mencapai sekitar 100 sentimeter atau setinggi pinggang orang dewasa.

“Curah hujan masih terus turun hingga siang ini. Kondisi air di Dusun Pekan Jumat sudah mencapai sekitar satu meter dan ada lima rumah warga yang dilaporkan hampir terbawa arus banjir,” ujarnya.
Menurutnya, derasnya aliran Sungai Batang Bungo membuat warga di sekitar bantaran sungai mulai waspada dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman. Sejumlah akses lingkungan juga mulai tergenang sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.
Kondisi banjir yang terjadi kali ini disebut cukup mengkhawatirkan karena debit air terus mengalami kenaikan seiring hujan yang belum juga reda. Pemerintah kecamatan bersama aparat desa dan warga setempat kini terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
Warga yang tinggal di daerah rawan bantaran sungai juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kemungkinan naiknya debit air secara tiba-tiba pada malam hari. Selain ancaman banjir, arus sungai yang deras dikhawatirkan dapat menyebabkan longsor di beberapa titik tepian sungai.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Kecamatan Muko Muko Bathin VII dan kondisi air Sungai Batang Bungo dilaporkan terus mengalami peningkatan. Pemerintah setempat meminta masyarakat tetap siaga dan segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi banjir semakin membahayakan. (Ari Widodo)

Ari W