Ternyata Ini Alasan Pelaku Membunuh Korban & Memasukkan Mayatnya ke Lemari

Ternyata Ini Alasan Pelaku Membunuh Korban & Memasukkan Mayatnya ke Lemari

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Penemuan jasad perempuan bernama Ciktuti Iin Puspita di dalam lemari sebuah kamar kos-kosan membuat heboh warga Jakarta Selatan. Dari hasil penyelidikan aparat kepolisian, korban diduga kuat pelaku pembunuhan.

Tak membutuhkan waktu lama, korban ditemukan tewas di dalam kos-kosannya Selasa (20/11) sore hari. Dan setelah melakukan penyelidikan diketahui jika korban dibunuh oleh dua orang pelaku yang tak lain teman satu kamar kosannya.

Dari pengakuan pelaku bernama Yustian, dirinya membunuh korban karena kesal telah membohongi pacarnya. Pembunuhan terjadi pada Senin (19/11) sekitar pukul 21.00.

Saat itu korban pulang ke kontrakannya sembari marah-marah. Korban lalu bertengkar dengan pelaku Nissa. Berselang satu menit pertengkaran dengan pelaku Nissa, selanjutnya pelaku Yustian marah dan langsung memukul korban menggunakan palu yang berada di dalam kamar.

Karena mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala, korban akhirnya tewas. Melihat korban tewas, selanjutnya pelaku menyembunyikan jasad korban di dalam lemari.

Usai membunuh, pada pukul 22.30 WIB korban keluar dari kos-kosan dengan niat melarikan diri. “Saya kesal dengan korban. Sebab sudah menipu pacar saya. Saat pacar saya bekerja dan dijanjikan uang cash sebesar Ro1,2 juta, namun hanya dikasih Ro500 ribu,” jelas Yustian.

Yustian juga menceritakan pada malam Minggu lalu pacarnya dan korban berpesta narkoba jenis ekstasi. Pacarnya dipaksa untuk memakai narkoba oleh korban. Dari situlah puncak kemarahan pelaku.

“Pacar saya dicekokin ineks oleh korban dan saya kesal. Tambah pula korban marah-marah sesampai di kos-kosan. Di sanalah timbul niat saya untuk membunuh korban,” tutupnya.

Terpisah Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya membenarkan jika anggotanya mengamankan sepasang kekasih pelaku pembunuhan di Jakarta Selatan.

“Kita hanya membantu melakukan penangkapan. Kebetulan pelaku melintasi wilayah hukum kita. Besok mungkin pelaku akan dibawa ke Polda Metro Jaya oleh anggota," tutup Kapolres. (red)

Kontributor: Rhizki Okfiandi