Cek Kesehatan Masuk Sekolah: Bupati Bungo Launching Program Deteksi Dini Demi Generasi Sehat
BRITO.ID, BERITA BUNGO, – Pemerintah Kabupaten Bungo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pelajar. Melalui Dinas Kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis Sekolah resmi diluncurkan sebagai langkah konkret dalam deteksi dini berbagai potensi masalah kesehatan sejak usia sekolah.
Peluncuran program ini ditandai secara simbolis dengan pelepasan balon di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bungo, disaksikan langsung oleh Bupati Bungo H. Dedi Putra, S.H., M.Kn, serta unsur Forkopimda dan jajaran Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Putra menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun generasi yang sehat jasmani dan rohani.
"Ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih baik. Anak-anak kita adalah aset bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, kita harap kualitas hidup dan prestasi pelajar akan meningkat," ujar Bupati.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas Kementerian Kesehatan RI dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia 2024–2029. Di tingkat lokal, program ini dikenal sebagai Pemilihan Kesehatan Gratis (PKG) dan menyasar seluruh kelompok usia, termasuk siswa SD, SMP, hingga SMA sederajat.
Sejak bergulir pada Februari 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo telah menjalankan program ini di 19 fasilitas layanan kesehatan, mulai dari puskesmas, pustu, posyandu integrasi, hingga faskes primer lainnya. Nantinya, program juga akan diperluas ke klinik-klinik swasta.
Kepala Dinas Kesehatan Bungo, dr. Safarudin Matondang, M.Ph, menyampaikan bahwa hingga saat ini baru 17.183 warga dari total penduduk 386.144 jiwa yang telah memanfaatkan layanan ini.
"Cakupan ini masih rendah. Harapan kami, masyarakat, khususnya para pelajar dan ASN, lebih aktif melakukan pemeriksaan rutin, bahkan dalam keadaan sehat. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah penyakit kronis," katanya saat diwawancarai di sela acara.
Jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, telinga, gigi, hingga konsultasi medis. Pemeriksaan ini langsung ditangani oleh tenaga medis dari Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan sebagai mitra program.
Lebih lanjut, dr. Safarudin menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini berlandaskan berbagai regulasi nasional, antara lain:
* Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
* Permenkes Nomor 18 Tahun 2022 tentang Satu Data Kesehatan
* Permenkes Nomor 6 Tahun 2024 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Bupati juga meminta agar Dinas Kesehatan rutin turun ke lapangan dan memperkuat edukasi layanan kesehatan hingga ke pelosok dusun.
“Jangan hanya menunggu, tapi datangi langsung Puskesmas-Puskesmas. Program ini harus sampai ke seluruh sekolah dan dusun di Bungo,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, pada kesempatan itu juga diberikan penghargaan kepada Puskesmas terbaik yang dinilai aktif mendukung program ini.
Kegiatan berlangsung semarak dengan partisipasi siswa SD, SMP, dan SMA, para guru, kepala sekolah, serta perwakilan sektor kesehatan. Selain pemeriksaan kesehatan, acara juga diisi dengan edukasi pola hidup bersih dan sehat serta simulasi kebugaran jasmani.
(Ari Widodo)

Ari W