Menghilang 3 Bulan, Ervina Istri Khairuddin Ditemukan di Magetan: Imbalan Rp150 Juta Sudah Diberikan

Kebahagiaan dirasakan pria ini tak terhingga, pasalnya istri yang hilang lebih dari 3 bulan akhirnya ditemukan. Khairuddin Siregar mengaku istrinya ditemukan orang di salah satu Pondok Pesantren Temboro, Magetan, Jawa Timur, Jumat (25/6) sore.

Menghilang 3 Bulan, Ervina Istri Khairuddin Ditemukan di Magetan: Imbalan Rp150 Juta Sudah Diberikan
Istimewa. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Kebahagiaan dirasakan pria ini tak terhingga, pasalnya istri yang hilang lebih dari 3 bulan akhirnya ditemukan. Khairuddin Siregar mengaku istrinya ditemukan orang di salah satu Pondok Pesantren Temboro, Magetan, Jawa Timur, Jumat (25/6) sore.

Ervina istri Khairuddin Siregar ditemukan dikarenakan sayembara yang digelarnya dengan imbalan yang mencapai Rp 150 juta. Dia mengatakan telah memberikan uang imbalan kepada penemu yang dirahasiakan namanya.

"Istri saya ditemukan di Magetan, Jawa Timur, kemarin, Jumat (25/6/2021) sore. Rupanya, istri saya berada di Pondok Pesantren Temboro. Jadi, orang yang menemukan sudah saya kasih imbalan Rp 150 juta itu. Dan istri saya juga diantar langsung ke rumah, sampai tadi siang jam dua," kata Khairuddin, saat dihubungi, Sabtu (26/6/2021).

Warga Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, ini mengaku sangat bahagia.

Karena ibu dari enam anaknya itu telah kembali pulang dengan kondisi sehat.

Diberitakan sebelumnya, Khairuddin Siregar, pengusaha sawit asal Kampar, Riau, menggelar sayembara dengan hadiah Rp 150 juta untuk menemukan istri, Ervina Lubis (40).

Sang istri menghilang sejak Kamis 18 Maret 2021, sekitar pukul 13.30 WIB, ketika berada di salah satu mal di Pekanbaru bersama seorang anaknya perempuan.

Sedangkan Khairuddin saat itu sedang pergi ke Jalan Harapan Raya untuk urusan pekerjaan.

Nomor ponsel istri tak bisa dihubungi. Beberapa hari Ervina tak ada kabar, Khairuddin mulai membuat sayembara. Imbalan awalnya Rp 75 juta. Namun, istrinya tak kunjung ditemukan.

Khairuddin juga sudah membuat laporan orang hilang ke Polsek Tampan di Pekanbaru.

Sebulan kemudian, Khairuddin menaikkan hadiah sayembara menjadi Rp 100 juta dan kembali dinaikkan menjadi Rp 150 juta. 

Saat ditanya apa permasalahan sehingga istrinya pergi, Khairuddin tak bersedia menyebutkan. Karena, kata dia, itu adalah privasi.

Sumber: Kompas.com
Editor: Ari