Panglima TNI Tegaskan Arah Baru TNI Lewat Yonif Teritorial Pembangunan di Garut

Panglima TNI Tegaskan Arah Baru TNI Lewat Yonif Teritorial Pembangunan di Garut
Didampingi Kolonel Inf Arief Widyanto Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau pembangunan Yonif TP.

BRITO.ID, BERITA GARUT — Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau pembangunan dan kesiapan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 890/Gardha Sakti di Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis, 22 Januari 2026. Dalam peninjauan tersebut, Panglima TNI didampingi langsung oleh Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 34 Cakra Buana, Kolonel Inf Arief Widyanto, S.E., M.Han.

Kolonel Inf Arief Widyanto menjadi figur kunci dalam kunjungan kerja tersebut. Sebagai Komandan Brigif TP 34 Cakra Buana, ia memaparkan secara detail kepada Panglima TNI terkait progres pembangunan satuan, kesiapan prajurit, serta konsep pembinaan teritorial yang dijalankan Yonif TP 890/Gardha Sakti. Paparan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur satuan, kesiapan personel, hingga peran aktif satuan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dalam peninjauan lapangan, Kolonel Arief menegaskan bahwa Yonif TP 890/Gardha Sakti dirancang sebagai satuan yang memiliki peran ganda, yakni menjaga stabilitas pertahanan sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah.

“Yonif Teritorial Pembangunan harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Prajurit tidak hanya dituntut profesional secara militer, tetapi juga mampu menjadi solusi atas persoalan sosial di wilayah binaan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Kolonel Arief.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan konsep Batalyon Teritorial Pembangunan merupakan langkah strategis TNI dalam menjawab tantangan pertahanan non-militer dan kebutuhan pembangunan nasional.

“Batalyon Teritorial Pembangunan adalah bentuk nyata peran TNI yang adaptif terhadap kebutuhan bangsa. TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga ikut memperkuat ketahanan pangan, membantu masyarakat, dan mendorong pembangunan di daerah,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI juga menekankan pentingnya pembinaan teritorial yang berkelanjutan, disiplin prajurit, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar kehadiran Yonif TP benar-benar memberikan dampak positif.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kolonel Inf Arief Widyanto turut mendampingi Panglima TNI saat berinteraksi langsung dengan prajurit, meninjau fasilitas satuan, serta menyaksikan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sekitar sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

Peninjauan ini menjadi penguatan komando sekaligus penegasan arah kebijakan TNI dalam pengembangan satuan teritorial pembangunan. Di bawah komando Kolonel Inf Arief Widyanto, Brigif TP 34 Cakra Buana diharapkan mampu menjadi role model satuan teritorial yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

(Ado)