Resah Soal Warem, Ratusan Warga dan Milenial di Sei Tebal Merangin Unjuk Rasa

Resah Soal Warem, Ratusan Warga dan Milenial di Sei Tebal Merangin Unjuk Rasa

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Pasca tewasnya YS salah satu pekerja warung remang-remang Yang dibunuh pelangganya Cikal. Berdampak luas di tengah masyarakat Sungai Tebal, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Ratusan warga berkumpul di pasar Sei Tebal, mereka melakukan orasi dan mendesak agar Pemerintah Daerah Merangin segera melakukan upaya tegas. Terhadap keberadaan warem di Pasar Sei Tebal yang sudah membawa korban jiwa.

Bahkan bukan hanya mendesak menutup warem yang berjumlah lebih dari tiga tempat. Keberadaan lokasi judi sabung ayam dan judi dadu juga membuat warga khawatir bisa memantik kejahatan.

"Warga berkumpul di pasar sei tebal,Untuk membuat kesepakatan bersama agar pemerintah segera menutup warem yang ada di sungai tebal," Jelas Yudi salah satu warga Sei Tebal (15/2).

Lokasi Judi dan penjual minuman keras diminta agar dirazia sehingga tidak ada lagi sumber kejahatan di Sei Tebal.

"Judi dan miras masih ada,maka sumber kejahatan akan mengancam warga dan generasi muda kita,Makanya pemerintah segera bertindak agar tidak ada lagi korban jiwa seperti di warem milik Janggut" katanya.

Yudi juga mengatakan bahwa warga pernah melaporkan ke pemerintah setempat. Namun tidak ada tindakan nyata.

"Pernah di laporkan namun tidak ada upaya nyata pemerintah. Kami mendesak agar ada upaya nyata dari pemerintah,Dan kami meminta agar ada patroli rutin di sini sehingga tidak ada lagi tempat prostitusi dan tempat perjudian Dadu serta sabung ayam," katanya.

Aksi yang dilakukan warga Sei Tebal dan Dusun Tuo Diikuti bukan hanya para ibu ibu namun sejumlah remaja juga ikut turun membawa sepanduk dan tulisan yang mencolok. (red)

 

Kontributor : Rhizki Okfiandi